
Author: Writer Team
Kami di sini dengan satu misi untuk membantu pemilik bisnis memulai, meningkatkan, dan mengembangkan bisnis mereka secara berkelanjutan yang benar-benar bermakna saat ini dan di masa depan.
3 Jenis Family Office – Perlu atau tidaknya seseorang memiliki Family Office bergantung pada besarnya dan kompleksitas kekayaan mereka, serta tuntutan yang dibebankan oleh kekayaan tersebut kepada keluarga mereka. Situasi tertentu mungkin memerlukan berbagai spesialis atau tim dengan akses ke sumber daya bernilai tinggi yang dapat menangani berbagai masalah penting.
Family office adalah perusahaan swasta yang mengelola kekayaan keluarga dengan aset yang sangat besar, biasanya lebih dari $100 juta. Family Office memanajemen kekayaan keluarga berkekayaan bersih sangat tinggi yang menyediakan keluarga tersebut dengan berbagai pilihan layanan pribadi yang mencakup manajemen investasi, perencanaan keuangan, perencanaan warisan dan pajak, investasi filantropis, layanan pramutamu, dan banyak lagi.
1. Family Office Tradisional
Family Office tradisional adalah badan usaha yang didirikan oleh individu kaya untuk mengelola kekayaan keluarga. Biasanya, badan usaha ini memiliki staf ahli yang melindungi dan mengembangkan kekayaan. Staf tersebut mungkin termasuk penasihat keuangan, spesialis pajak, perencana warisan, akuntan, dan banyak lagi. Semua dipekerjakan oleh keluarga, jadi tidak ada konflik kepentingan dengan produk dan layanan yang mungkin ditemukan jika mereka bekerja untuk lembaga keuangan lain. Tujuan utamanya adalah untuk melayani kepentingan keuangan keluarga.
2. Multi-Family Office
Multi-Family Office adalah firma yang mengelola kekayaan lebih dari satu keluarga. Firma ini menawarkan jenis layanan yang sama dengan yang ditawarkan Family Office tradisional. Berbagai pakar di dalamnya menyesuaikan solusi terkait kekayaan untuk kebutuhan keuangan dan rumah tangga masing-masing keluarga.
Selain pengelolaan investasi, hal ini mungkin melibatkan pembayaran tagihan, rencana pengalihan kekayaan, nasihat filantropis, pendidikan kekayaan, dan banyak lagi. Multi-Family Office biasanya mengenakan biaya persentase tertentu dari aset portofolio investasi yang dikelola untuk layanan mereka.
Biaya mereka bisa lebih murah daripada Family Office tradisional karena mereka bekerja untuk lebih dari satu keluarga. Akan tetapi, akibatnya, keluarga memiliki kontrol yang lebih sedikit atas penyedia layanan ini.
3. Family Office yang Dialihdayakan
Family Office yang dialihdayakan adalah jaringan penyedia layanan yang tepat—penasihat keuangan, pengacara, akuntan, dll.—yang bekerja sama atas nama klien. Biasanya, salah satu profesional ditunjuk untuk mengoordinasikan semua komunikasi dan upaya.
Fakta bahwa mereka berwenang untuk berkonsultasi satu sama lain mengenai bisnis keuangan satu keluarga adalah hal yang membedakan mereka dari profesional lain yang menyediakan layanan yang sama.
Family Office yang dialihdayakan dapat menangani banyak hal yang sama dengan yang ditangani oleh Family Office tradisional dan Multi-Family Office. Ini mungkin termasuk perencanaan filantropi dan pendidikan kekayaan keluarga. Jenis Family Office ini biasanya lebih murah daripada Family Office tradisional. Namun, keluarga juga memiliki kendali yang jauh lebih sedikit atas para profesional didalamnya.
Kesimpulan
Perlu atau tidaknya seseorang memiliki Family Office bergantung pada besarnya dan kompleksitas kekayaan mereka, serta tuntutan yang dibebankan oleh kekayaan tersebut kepada keluarga mereka. Situasi tertentu mungkin memerlukan berbagai spesialis atau tim dengan akses ke sumber daya bernilai tinggi yang dapat menangani berbagai masalah penting.
Kami di sini dengan satu misi untuk membantu pemilik bisnis memulai, meningkatkan, dan mengembangkan bisnis mereka secara berkelanjutan yang benar-benar bermakna saat ini dan di masa depan.
Subscribe to my newsletter! Get FREE RESOURCES to grow and expand your business